Tujuan percobaan:
- Mengetahui
jenis koloid pada produk yang dibuat
- Mengetahui
jalan (tahapan) reaksi pada produk yang dibuat
Pengertian koloid
Koloid adalah suatu campuran zat
heterogen (dua fase) antara dua zat atau lebih di mana partikel-partikel zat
yang berukuran koloid (fase terdispersi/yang dipecah) tersebar secara merata di
dalam zat lain (medium pendispersi/ pemecah). Ukuran partikel koloid berkisar
antara 1-100 nm. Ukuran yang dimaksud dapat berupa diameter, panjang, lebar,
maupun tebal dari suatu partikel. Keadaan koloid atau sistem koloid atau
suspensi koloid atau larutan koloid atau suatu koloid adalah suatu campuran
berfasa dua yaitu fasa terdispersi dan fasa pendispersi dengan ukuran partikel
terdispersi berkisar antara 10-7sampai dengan 10-4cm.
Pengelompokkan
koloid
|
|
Fase
Terdispersi
|
|||
|
Padat
|
Cair
|
Gas
|
||
|
Fase
Pendispersi
|
Padat
|
Sol padat
(Gelas berwarna, intan hitam)
|
Emulsi padat
(Jeli, mutiara)
|
Buih padat
(Karet busa, batu apung,
sterofoam)
|
|
Cair
|
Sol
(Sol emas, sol belerang, tinta,
cat)
|
Emulsi
(Susu, santan, minyak ikan)
|
Buih
(Buih sabun, krim kocok)
|
|
|
Gas
|
Aerosol
(asap, debu)
|
Aerosol
(Kabut, awan)
|
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar